KPI AWARDS digelar kembali pada Kamis, 24 Maret 2011 bertempat di Auditorium TVRI dan disiarkan secara langsung oleh TVRI. Ini merupakan ajang penghargaan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas tayangan berkualitas yang bersiar di sepuluh stasiun televisi swasta nasional (RCTI, MNC TV, Global TV, Trans 7, Trans TV, Metro TV, SCTV, Indosiar, ANTV, TV ONE) dan lembaga penyiaran publik (TVRI).

Enam kategori pada KPI Awards kali ini terdiri dari kategori Anak, Sinetron Lepas, Dokumenter, Talk Show, Berita Investigasi, dan Budaya, yang merupakan kategori baru untuk tahun ini. Tayangan yang dinilai terdiri dari program-program yang dikirimkan oleh stasiun televisi. Setiap stasiun berhak mengirimkan tiga tayangannya untuk setiap kategori. Untuk itu, KPI memilih tim juri independen dari kalangan praktisi dan akademisi berdasarkan kapabilitas, integritas, serta pemahaman mereka terhadap kategori tayangan.

Dadang Rahmat Hidayat selaku Ketua KPI 2010-2013 mengatakan bahwa KPI Awards adalah anugerah kepada insan pertelevisan yang berasal dari publik kepada program-program televisi terbaik. “Kami berharap KPI Awards ini bisa memberikan gambaran kepada stasiun televisi untuk membuat program-program yang edukatif, mencerahkan, informatif, serta hiburan yang sehat,” jelas Dadang. Lewat ajang ini, KPI ingin memberikan apresiasi, dan bukan melulu memberikan sanksi atau teguran saja.

Salah seorang anggota komisioner KPI, Ezki Suyanto, kepada Remotivi juga mengatakan, bahwa penilaian didasarkan pada kualitas, bukan hanya melihat rating atau popularitasnya. Berbeda dengan KPI Awards sebelumnya yang memiliki kategori “Pembawa Acara Talkshow terbaik”, kali ini “Televisi Peduli Budaya” menjadi kategori baru. Sebagai kategori yang penting, TVRI yang menjadi stasiun TV pemenang langsung menerima penghargaan dari wakil presiden Boediono. (Remotivi/Gabriel Jefri)