Marching via Daring? Gimana tuh?
Bangku belakang

Marching via Daring? Gimana tuh?

Bisa jadi solusi ketika marching secara fisik di tengah kerumunan kurang inklusif bagi kawan difabel.

OLEH: Himas Nur

Koordinator Divisi Acara Women’s March Yogyakarta 2020

Ini adalah tahun kedua saya menjadi panitia Women’s March Yogyakarta (WMYKT). Namun tahun ini cukup berbeda, karena marching dilakukan secara daring.

Sebenarnya kami telah merencanakan WMYKT tahun ini akan dilaksanakan pada 28 Maret 2020. Namun Covid-19 membuat rencana itu berantakan.

Karena itu, satu hal yang bisa kami sampaikan kepada publik adalah: WMYKT 2020 ditunda!

Kami kemudian menunggu waktu yang tepat untuk melaksanakan WMYKT. Namun virus corona meluas, korban nyawa kian bertambah, kawan-kawan rentan juga banyak terdampak, sementara pemilik kuasa masih gagap menerka persoalan. Kepanikan melanda di mana-mana.

Akhirnya kami mulai “berdamai” dengan keadaan. Marching harus tetap diadakan. Ketidakadilan yang terjadi pada kelompok rentan harus terus disuarakan. Melalui Google Meet kami bermusyawarah panjang dan memutuskan satu konsep: Marching di Rumah Aja.

Selama proses pematangan konsep #MarchingDiRumahAja, kami juga sempat menyelenggarakan satu kali diskusi daring pada pertengahan April. Diskusi kami lakukan via siaran langsung di Instagram. Pada saat itu, saya dan kawan saya yang menjadi pemantik diskusi “Membincang Dampak Covid-19 pada Transpria”.

Selepas diskusi tersebut, tanggapan positif bermunculan. Saya merasakan sensasi asyik saat bisa berinteraksi dengan orang lain yang mengirimkan tanggapan atau pertanyaan di kolom komentar ketika diskusi berlangsung. Peserta diskusi yang dapat kami jangkau pun menjadi lebih luas, karena tak sebatas di Jogja saja.

Akhirnya muncul dorongan yang makin kuat: “Oke, kita akan marching pakai Live IG!”

Bertepatan dengan peringatan pahlawan Marsinah, 8 Mei kami pilih sebagai Official March WMYKT 2020. Kami membuka pendaftaran bagi kawan-kawan yang berminat untuk melakukan orasi, pembacaan puisi, atau bermain musik pada saat marching via daring ini berlangsung. Tiap penampil kami beri jatah durasi maksimal 5 menit.

Kami bekerja sama dengan salah satu kedai kopi di Jogja untuk menjadi tempat kami melakukan siaran langsung. Kami juga tetap menaati protokol berkumpul yang berlaku. Ada enam panitia yang bertugas menjadi host dan menyiapkan peralatan. Sementara panitia yang lain mengikuti marching dari rumah masing-masing via kolom komentar Live IG.

Hari-H tiba! Official March WMYKT 2020 berlangsung dari pukul 15.00 sampai 17.30 WIB. Senang sekali rasanya bahwa orang-orang tetap antusias untuk mengikuti marching. Lewat online marching kami tetap dapat menyuarakan pengesahan RUU PKS dan segala diskriminasi yang dialami oleh perempuan, difabel, dan LGBTIQ+.

Saya merasakan bahwa marching secara daring ini bisa menjangkau suara-suara yang lebih luas dan beragam, tak hanya di Jogja saja. Hal ini juga bisa jadi salah satu solusi ketika marching secara fisik di tengah kerumunan, menjadi kurang inklusif bagi sebagian kawan difabel.

Tak ada yang berbeda selain perkara ruang. Frasa “turun-ke-jalan” jelas tak sekaku itu. Ia bisa dipindahtangankan ke mana-suka. Sebab, nafas yang diperjuangkan masih sama. Suara yang dilantangkan masih terus menyala. Euforia yang dirasakan juga tetap bergelora.

Namun ada satu hal yang kemudian jadi “the new normal” yang cukup mengharukan dan sekaligus menggelikan: tak lagi ada dokumentasi marching dengan pemandangan seorang yang tengah membawa pelantang suara di atas mobil komando, atau orang-orang yang berkerumun dengan berbagai poster dan bendera kemanusiaan yang terkibar.

Semua itu digantikan oleh rangkaian screenshots selama Live IG berlangsung. Hihi gemas.

E:\Bangku Belakang Remotivi\WhatsApp Image 2020-05-08 at 17.59.31.jpeg E:\Bangku Belakang Remotivi\WhatsApp Image 2020-05-10 at 22.41.07.jpeg



  • GLOSARIUM

  • INDEKS

  • Kecuali dinyatakan berbeda, semua konten dalam situsweb ini menggunakan lisensi Creative Commons, CC-BY-NC. Keterangan lebih lanjut, lihat di sini.

Pusat Kajian Media & Komunikasi

Tower Borneo Kalibata City
RT.9/RW.4, Rawajati
Pancoran
South Jakarta City, Jakarta 12750

kotaksurat@remotivi.or.id

Desain oleh: Ismi Ulfah
Pengembangan oleh: Ginanjar Seladipura

Pusat Kajian Media & Komunikasi

Kecuali dinyatakan berbeda, semua konten dalam situsweb ini menggunakan lisensi Creative Commons, CC-BY-NC. Keterangan lebih lanjut, lihat di sini.

Desain oleh: Ismi Ulfah
Pengembangan oleh: Ginanjar Seladipura