Rubrik Bangku Belakang adalah cerita tentang manusia dan ritual yang dilakukannya di, dengan, dan terhadap media. Lewat rubrik ini, tiap orang bukan saja diajak berbagi, melainkan juga merefleksikan kehidupan sosialnya yang berelasi dengan media.

September 2022

Dikerjain Kominfo

Dari kebijakan nge-prank hingga blunder perlindungan data pribadi, kementerian ini tak pernah gagal mengundang kemurkaan warganet setanah air. Kami mengangkat beragam pisuhan tentang Kominfo. Ada yang membagikan pengalamannya diperdaya penipu yang tahu-tahu punya data pribadinya. Ada umbi-umbian Kominfo juga yang mencurahkan hati tentang pekerjaannya. Banyak refleksi tentang apa yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan kementerian ini. Mari menggerutu bersama Bangbel Remotivi edisi 25.

Juli 2022

Ketika Aku Berhenti Nonton TV

TV pasti pernah punya peran dalam kehidupanmu. Ia toh pernah menjadi sumber hiburan dan informasi multimedia utama kita untuk waktu yang lama, sebelum teknologi baru datang menggusurnya. Bangku Belakang Remotivi edisi ini menyajikan kisah-kisah yang mengiringi transisi teknologi ini. Ada yang bersyukur dengannya. Ada yang kehilangan dan terkenang-kenang masa kecilnya. Pokoknya menarik dan menggemaskan.

Juni 2022

Marah-marah Mengakses Situs Pemerintah

Laman tak kunjung terbuka. Situs down saat di pengujung tenggat. Katanya digitalisasi, ujungnya tetap datang sendiri. Pengalaman-pengalaman kolektif menjengkelkan ini mendefinisikan kita sebagai pengguna situs layanan daring pemerintah. Pada Bangku Belakang edisi ini, Remotivi mengepul pengalaman-pengalaman semacam. Dan benar, betapapun kita sebagai netizen tercerai berai dan selalu bertengkar sendiri, kita satu dalam pisuhan terhadap layanan daring pemerintah.

Mei 2022

Permisi, Mimin Medsos Juga Mau Curhat

Seberapa sering kita berpikir kalau di balik akun media sosial instansi, jenama, hingga komunitas juga ada manusia? Akun-akun ini adalah samsak pertama warganet ketika jengkel dengan lembaga atau komunitas mereka. Dan bukan cuma itu, mereka juga dituntut mesti tabah, ramah, sok asyik, jago berkelit selagi dipantau oleh para atasan dan mengabaikan emosi mereka sendiri. Bagaimana cerita-cerita mereka?

April 2022

Cuan dan Boncos di Aplikasi Investasi

Pengalaman jantungan nilai aset jatuh bukan cuma milik pialang saham lagi. Dari mas-mas senja yang tak kunjung lulus sampai mbak-mbak desainer yang gajiannya wajib telat, banyak yang kini bisa mencicipi langsung rasanya investasi boncos atau cuan to the moon. Terima kasih kepada maraknya financial technology alias fintech. Bangku Belakang edisi ini memuat pengalaman-pengalaman menarik dan dag-dig-dug mereka yang bergelut dengan investasi di era aplikasi.

Februari 2022

Digoda Abang-abang Berseragam

Seragam agaknya berbanding lurus dengan kepercayaan diri merayu. Setuju-nggak setuju dengan ini, jejak digital abang-abang berseragam flexing di medsos atau menyelundup ke DM akun-akun perempuan yang memikat hati mereka bertaburan di mana-mana. Bangku Belakang edisi kali ini memuat pengalaman dan komentar terhadap kelakuan ajaib para abang tersebut. Kepercayaan diri para abang memang memukau dan absurd!

Desember 2021

Kampanye Krisis Lingkungan Ideal Menurutku

Kabar gembira: masih banyak yang peduli dengan isu lingkungan. Terlepas dari pemerintah yang gemar lip service dalam merespons krisis ekologis, kami mendapatkan kiriman yang membeludak ketika meminta pembaca merespons kampanye lingkungan, menceritakan kampanye lingkungan yang apik menurut mereka, atau berbagi tentang kampanye lingkungan yang mereka lakoni. Bangku Belakang edisi ini memilih enam tulisan dari antara kiriman-kiriman tersebut. Dari kritik terhadap kampanye lingkungan yang tersekat di kamar gaung sendiri hingga pengalaman mengatasi perkara air di desa, Bangku Belakang menghadirkan cerita-cerita seru terkait kampanye isu lingkungan. Bangku Belakang edisi ini merupakan kolaborasi antara Remotivi dengan AksiKita.

November

Memerangi Hoaks di Grup Keluarga

Dari cocoklogi sampai teori konspirasi, grup WhatsApp keluarga adalah lumbung hoaks yang tak ada habisnya. Orang tua, Om, Tante, Kakak, bahkan mungkin kita sendiri tanpa disadari jadi dalang yang menyebarkan pesan bohong tersebut. Celakanya, efek hoaks terasa lebih personal karena disebarkan orang-orang terdekat. Remotivi merangkum pengalaman seru orang-orang berhadapan dengan hoaks di tengah keluarga serta bagaimana mereka menyikapinya.

September 2021

Di Sini Puan, di Sana Puan, di Mana-mana Baliho Puan

Ternyata yang hobi meneror enggak cuma pacar baru mantan tapi juga baliho politisi. Mereka muncul di mana-mana: Di lampu merah, perempatan jalan, masjid, bahkan depan makam. Isi balihonya pun seragam. Foto besar politisi dengan pose sumringah, nama, dan jabatan mereka di pemerintahan. Nah, Bangku Belakang edisi ini merangkum pengalaman orang yang bersinggungan dengan baliho-baliho politisi tersebut. Ada yang “sakit mata”, ada yang merasa dibuntuti wajah politisi sampai ke toilet umum, ada yang merasa dipermudah hidupnya setelah ada baliho di jalan-jalan.

Agustus 2021

Bermedia dan Bertahan Kala Isoman

COVID-19 ini memang sialan betul, merenggut pekerjaan juga orang-orang terdekat. Jika benar hitung-hitungan pakar bahwa Indonesia jadi yang paling akhir keluar dari krisis, itu berarti kita akan makin sering melihat berita duka seliweran di media sosial. Mulai dari kabar lelayu, pencarian donor plasma, kamar rumah sakit, tabung oksigen, korban PHK cari kerja, sampai sekadar info positif COVID-19 dari teman dan keluarga. Beberapa yang positif tak punya pilihan lain selain menjalani isolasi mandiri di rumah atau kos-kosan, bukan isolasi di hotel ala anggota DPR. Karena isoman di rumah sendiri, sudah pasti ada banyak keterbatasan, apalagi negara memilih enggak hadir karena asyik menonton sinetron. Remotivi mencatat lima pengalaman bermedia mereka yang isoman selama pandemi.

  • GLOSARIUM

  • INDEKS

  • Kecuali dinyatakan berbeda, semua konten dalam situsweb ini menggunakan lisensi Creative Commons, CC-BY-NC. Keterangan lebih lanjut, lihat di sini.

Pusat Kajian Media & Komunikasi

Tower Borneo Kalibata City
RT.9/RW.4, Rawajati
Pancoran
South Jakarta City, Jakarta 12750

kotaksurat@remotivi.or.id

Desain oleh: Ismi Ulfah
Pengembangan oleh: Ginanjar Seladipura

Pusat Kajian Media & Komunikasi

Kecuali dinyatakan berbeda, semua konten dalam situsweb ini menggunakan lisensi Creative Commons, CC-BY-NC. Keterangan lebih lanjut, lihat di sini.

Desain oleh: Ismi Ulfah
Pengembangan oleh: Ginanjar Seladipura